Niat Sholat Subuh Sendiri, Berjamaah, Qodho Latin & Arab

hajijatim.id – Sholat merupakan salah satu kewajiban umat Islam yang harus dilaksanakan sesuai waktu yang telah ditetapkan. Salah satunya adalah sholat subuh yang dikerjakan di waktu fajar atau sebelum matahari terbit. Dalam melaksanakan sholat subuh maka harus diawali dulu dengan niat shoat subuh.

Tentunya tidak mudah untuk melaksanakan sholat subuh, apalagi jika tidak terbiasa bangun pagi. Meski begitu, sebagai umat muslim harus berusaha sungguh-sungguh agar bisa melaksanakan kewajibannya sebagai hamba dan menjalankan sholat subuh. Apalagi keutamaan sholat subuh sangat luar biasa.

Daftar Isi

Penjelasan tentang Sholat Subuh

Sholat subuh merupakan salah satu sholat fardhu yang wajib dilaksanakan oleh semua umat muslim yang sudah baligh. Waktu sholat subuh yang harus dilaksanakan sebelum terbit matahari menjadi tantangan tersendiri karena sangat susah dilakukan bagi yang belum terbiasa.

Waktu sholat subuh yang dibatasi juga harus diperhatikan karena setelah terbit matahari maka waktu untuk melaksanakan sholat subuh sudah berakhir. Sehingga bagi umat muslim yang melaksanakan sholat setelah terbit fajar maka hanya Allah yang mengetahui sholatnya diterima atau tidak.

Meskipun sholat subuh memiliki jumlah rakaat yang paling sedikit jika dibandingkan dengan sholat fardhu lainnya, yaitu hanya 2 rakaat saja. Namun pada kenyataannya tidak mudah bagi umat muslim untuk melaksanakannya.

Dalil Mengenai Sholat Subuh

Dalil-Mengenai-Sholat-Subuh

Sebelum membahas tentang doa niat sholat subuh secara lengkap dan detail, ada baiknya simak terlebih dahulu bagaimana dalil mengenai sholat subuh yang terdapat di Al Qur’an maupun hadist shahih berikut ini.

1. QS. Al Isra’: 78

أَقِمِ الصَّلَاةَ لِدُلُوكِ الشَّمْسِ إِلَى غَسَقِ اللَّيْلِ وَقُرْآَنَ الْفَجْرِ إِنَّ قُرْآَنَ الْفَجْرِ كَانَ مَشْهُودًا

“Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula shalat) Shubuh. Sesungguhnya shalat Shubuh itu disaksikan (oleh malaikat).” (Qs. Al-Isra’: 78)

2. HR. Muslim no. 137 dan Muslim no. 632

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

وَتَجْتَمِعُ مَلَائِكَةُ اللَّيْلِ وَمَلَائِكَةُ النَّهَارِ فِي صَلَاةِ الْفَجْرِ

“Dan para malaikat malam dan malaikat siang berkumpul pada shalat fajar (subuh).” (HR. Bukhari no. 137 dan Muslim no.632)

3. HR.Bukhari no. 1

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ صَلَّى صَلَاةَ الصُّبْحِ فَهُوَ فِي ذِمَّةِ اللَّهِ فَلَا يَطْلُبَنَّكُمْ اللَّهُ مِنْ ذِمَّتِهِ بِشَيْءٍ فَإِنَّهُ مَنْ يَطْلُبْهُ مِنْ ذِمَّتِهِ بِشَيْءٍ يُدْرِكْهُ ثُمَّ يَكُبَّهُ عَلَى وَجْهِهِ فِي نَارِ جَهَنَّمَ

“Barangsiapa yang shalat subuh maka dia berada dalam jaminan Allah. Oleh karena itu jangan sampai Allah menuntut sesuatu kepada kalian dari jaminan-Nya. Karena siapa yang Allah menuntutnya dengan sesuatu dari jaminan-Nya, maka Allah pasti akan menemukannya, dan akan menelungkupkannya di atas wajahnya dalam neraka jahannam.” (HR. Muslim no. 163)

Keutamaan Sholat Subuh Tepat Waktu

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, tidak mudah bagi umat Islam untuk bangun di waktu fajar ketika sedang tidur nyenyak, apalagi jika tidurnya sudah larut malam. Namun bagaimanapun juga sholat subuh merupakan kewajiban yang harus dilaksaksanakan sesuai waktu yang telah ditentukan.

Oleh karena itu sudah seharusnya umat Islam berusaha dan berjuang keras agar bisa bangun di waktu subuh demi bisa menjalankan kewajibannya sebagai umat muslim. Bahkan dalam serua adzan subuh pun terdapat kalimat:

ااَلصَّلاَةُ خَيْرٌ مِنَ النَّوْمِ

 Asholatu Khairum Minannaum

Kalimat ini artinya adalah Sholat lebih baik daripada tidur. Dan bahkan dalam adzan subuh kalimat ini diulang sebanyak dua kali. Sehingga memberikan penegasan kepada umat muslim agar segera bangun dan sholat, karena hal itu lebih baik dibandingkan dengan tidur.

Mengapa bisa demikian? Karena ada banyak keutamaan dalam sholat subuh yang tentunya akan sangat rugi jika dilewatkan begitu saja. Adapun keutamaan dari melaksanakan sholat subuh tepat waktu adalah:

1. Mendapatkan Keberkahan dan Rezeki

Salah satu keutamaan menjalankan sholat subuh tepat waktu secara rutin adalah mendapatkan keberkahan dan limpahan rezeki dari Allah SWT. Bahkan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam secara khusus mendoakan umatnya yang bangun di waktu subuh.

Rasullullah telah memohonkan keberkahan bagi umatnya di pagi hari. Tentunya doa Rasulullah adalah doa yang makbul dan pasti di ijabah oleh Allah SWT. Selain itu, melaksanakan sholat subuh tepat waktu juga akan diberi kelimpahan rezeki.

Karena orang yang bangun pagi akan lebih bersemangat dalam bekerja dan tentu hasil yang didapatkan akan lebih maksimal. Dalam hal ini rezeki bukan hanya berupa materi saja tetapi juga bisa berupa ketaatan, ketenangan jiwa, kesehatan, keluarga yang rukun dan lain-lain.

Seperti yang pernah diriwayatkan dalam HR. Baihaqi, bahwa pada waktu subuh Allah SWT membagikan rezeki bagi hamba-hambaNya. Yaitu di waktu antara sholat subuh sampai terbitnya matahari. Itulah mengapa setelah sholat subuh tidak diperbolehkan tidur kembali.

2. Menjadi Salah Satu Cara untuk Masuk Surga

Keutamaan lain dari sholat subuh tepat waktu adalah sebagai salah satu cara untuk masuk ke dalam surga. Sholat sendiri menjadi ibadah yang diwajibkan sehingga jika ditinggalkan akan mendatangkan dosa, sementara jika dikerjakan bisa mendatangkan pahala.

Bukan hanya mendapatkan pahala di sisi Allah SWT saja, dengan melaksanakan sholat subuh tepat waktu maka juga dijanjikan surga. Tentunya untuk mendapatkan pencapaian tersebut harus diperjuangkan dengan usaha yang sungguh-sungguh dan istiqomah.   

3. Terhalang dari Siksa Neraka

Selain dijanjikan masuk surga, sholat subuh tepat waktu juga memiliki keutamaan yang lain yaitu terhalang dari siksa api neraka. Bahkan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam pun pernah bersabda jika orang yang sholat subuh tidak akan masuk neraka.

4. Mendapatkan Banyak Pahala

Salah satu janji Allah SWT bagi hamba-Nya yang istiqomah menjalankan sholat subuh tepat waktu adalah memberikan banyak pahala. Apalagi jika sholat tersebut dilaksanakan secara berjamaah di masjid. Bahkan pahalanya pun sama seperti orang yang sholat semalaman.

5. Mendapatkan Jaminan Allah SWT

Mendapatkan jaminan Allah SWT merupakan pencapaian yang sangat luar biasa. Jika seseorang sudah berada di dalam jaminan Allah SWT maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Karena hidupnya akan lebih tenang dan tidak terganggu dengan urusan dunia.

6. Disaksikan Malaikat

Umat muslim yang istiqomah melaksanakan sholat subuh tepat waktu maka ibadah sholatnya tersebut telah disaksikan oleh para malaikat. Sehingga malaikat pun akan memberikan catatan yang baik karena mereka datang dan pergi ketika umat muslim sedang sholat.

Para malaikat bergantian menjalankan tugas di malam hari dan di siang hari. Pada saat waktu subuh tiba maka malaikat saling bergantian tugas dan malaikat yang bertugas di malam hari akan naik ke langit sementara malaikat yang tugas di siang hari akan turun ke bumi.

7. Menjadi Cahaya yang Sempurna di Hari Akhir

Menjalankan sholat subuh berjamaah di masjid tentu membutuhkan niat sholat subuh yang kuat. Apalagi jarak masjid dari rumah cukup jauh dengan penerangan jalan yang cukup minim. Namun perjuangan untuk sholat berjamaah tersebut tidak akan sia-sia.

Karena Allah SWT sudah menjanjikan pahala yang besar dan bahkan kelak di hari kiamat akan mendapatkan balasan berupa cahaya yang sempurna. Masya Allah!

8. Mendapatkan Pahala seperti Pahala Haji dan Umrah

Pahala yang dijanjikan bagi umat muslim yang rutin sholat subuh tepat waktu dan berjamaah bukan hanya terbatas pada pahala sholat saja. Karena ada pahala haji dan umroh yang akan didapatkan jika mereka khusyu’ berdzikir setelah selesai sholat subuh sampai terbit fajar.

9. Memiliki Kesempatan untuk Melihat Allah SWT tanpa Tabir

Keutamaan dari sholat subuh tepat waktu lainnya adalah berkesempatan untuk melihat Allah SWT tanpa tabir di hari kiamat. Balasan sholat ini tentunya merupakan pahala terbesar yang Allah SWT karuniakan kepada hamba-hambaNya yang terpilih.

10. Tidak Termasuk dalam Golongan Orang Munafik

Perlu diketahui bahwa ada dua sholat yang sangat berat bagi orang munafik. Sholat tersebut adalah sholat Isya’ dan sholat subuh. Oleh karena itu dengan menjalankan sholat subuh tepat waktu dan ikhlas semata-mata mengharap ridho Allah SWT akan terhindar dari kemunafikan.

11. Berkesempatan Melaksanakan Sholat Qobliyah Subuh

Bagi umat muslim yang terbiasa sholat tahajud di sepertiga malam yang terakhir dan menunggu sampai waktu subuh tiba maka ada keutamaan lainnya yang akan didapatkan. Yaitu memiliki kesempatan untuk melaksanakan sholat qobliyah subuh atau sholat fajar.

Sholat sunnah yang dilaksanakan setelah adzan subuh dan sebelum iqomah tersebut memiliki keutamaan yang sangat istimewa. Karena dua rakaat sholat sunnah sebelum subuh adalah lebih baik dari dunia dan seisinya.

Niat Sholat Subuh dan Tata Cara Melakukannya

Nah, niat merupakan salah satu rukun sholat yang utama sehingga harus ada dalam setiap ibadah sholat. Niat sholat sendiri berbeda-beda antara satu sholat dengan sholat yang lain. Karena yang menjadi pembeda antara sholat satu dengan yang lain adalah niatnya.

Untuk bisa melaksanakan sholat subuh secara sempurna dan sah maka harus memperhatikan rukun sholat yang menjadi pedoman dalam pelaksanaan sholat. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah rukun sholat yang merupakan tata cara untuk mengerjakan sholat.

1. Membaca Niat

Sebelum memulai sholat subuh maka hal pertama yang harus dilakukan adalah membaca niat untuk melaksanakan sholat. Karena dalam pembahasan kali ini tentang sholat subuh maka bacaan niat yang dilafalkan adalah niat mengerjakan sholat subuh.

Niat melaksanakan sholat sendiri memiliki beberapa keutamaan, diantaranya adalah seperti berikut:

2. Berdiri Tegak bagi yang Mampu

Pada dasarnya Islam adalah agama yang mudah dan hal ini juga bisa ditemukan dalam rukun sholat. Karena salah satu rukun sholat adalah berdiri tegak bagi yang mampu, sementara bagi yang tidak mampu diperbolehkan duduk bahkan sambil tidur sesuai kemampuannya.

3. Takbiratul Ihram

Ucapan pertama ketika sholat adalah takbiratul ihram yang ditandai dengan bacaan takbir. Setelah takbir maka diharamkan melakukan hal-hal atau gerakan lain di luar gerakan sholat dan bacaan sholat karena hal itu bisa membatalkan sholat.

4. Membaca Al Fatihah

Tidak akan sah sholat seorang muslim tanpa adanya bacaan Surat Al Fatihah. Dengan kata lain, membaca Al Fatihah merupakan hal yang diwajibkan dalam sholat. Meski begitu, bagi yang belum mampu bisa membaca ayat lainnya atau bahkan berdzikir dan membaca doa.

Jika masih belum mampu juga, maka diam selama beberapa saat bisa dijadikan pilihan terakhir ketika sampai di bagian membaca Al Fatihah. Sekali lagi, Allah tidak akan membebani hamba-Nya di luar batas kemampuannya.

5. Membaca Surat Al Qur’an

Pada dasarnya yang menjadi rukun sholat adalah bacaan Al Fatihah, meski begitu akan lebih baik dan sempurna jika dalam sholat membaca surat Al Qur’an setelah membaca Al Fatihah. Bisa berupa surat pendek, surat panjang maupun ayat tertentu sesuai kemampuan.

6. Rukuk

Rukun sholat selanjutnya adalah gerakan ruku’ yang ditandai dengan posisi badan yang membungkuk dengan tangan yang diletakkan pada lutut. Adapun bacaan ruku’ berupa kalimat tasbih.

7. Tuma’ninah

Tuma’ninah merupakan keadaan yang tenang. Jadi pada saat ruku’ setelah baca tasbih maka harus dalam keadaan tenang sejenak sampai bagian persendian pun ikut tenang. Tuma’ninah juga menjadi penanda bahwa sholat harus tenang dan tidak boleh tergesa-gesa.

8. I’tidal

Setelah tuma’ninah maka bisa bangkit dari ruku’ dan menegakkan badan kembali atau melakukan i’tidal.

9. Tuma’ninah

Setelah selesai membaca doa i’tidal maka selanjutnya bisa kembali tuma’ninah dengan tenang sejenak.

10. Sujud

Gerakan selanjutnya setelah tuma’ninah adalah sujud dengan cara meletakkan kedua telapak tangan, kedua lutut dan ujung jari kaki, serta hidung dan dahi yang menyentuh lantai. Pada saat sujud bacaannya sama seperti ruku’ yaitu membaca tasbih.

11. Tuma’ninah

Selesai dengan bacaan sujud maka bisa dilanjutkan dengan tuma’ninah atau tenang sejenak baru kemudian melakukan gerakan selanjutnya.

12. Duduk Diantara Dua Sujud dan Tuma’ninah

Setelah tuma’ninah bisa langsung duduk diantara dua sujud dan melanjutkannya dengan tenang sejenak atau tuma’ninah.

13. Sujud dan Tuma’ninah

Setelah tuma’ninah diantara dua sujud maka bisa kembali sujud dengan bacaan tasbih dan kembali tuma’ninah.

14. Tasyahud Akhir

Setelah tuma’ninah bisa dilanjutkan dengan duduk tasyahud akhir. Karena sholat subuh hanya terdiri dari 2 rakaat, sehingga pada rakaat kedua langsung tasyahud akhir.

15. Salam

Ucapan salam dilakukan setelah doa tasyahud selesai dengan cara mengucapkan Assalamu ‘alaikum wa rahmatullah wa barakatuh sembari menoleh ke arah samping kanan dan mengucap salam kembali sambil menoleh ke arah kiri.

16. Tertib

Rukun sholat yang terakhir adalah tertib, artinya semua rukun yang telah disebutkan diatas dikerjakan secara berurutan. Dalam melaksanakan sholat subuh ini maka bacaannya tidak perlu dikeraskan dan sebatas terdengar telinga sendiri, kecuali bacaannya imam sholat.

Bacaan Niat Sholat Subuh Lengkap Arab Latin dan Terjemahan

Bacaan-Niat-Sholat-Subuh-Lengkap

Seperti sholat fardhu lainnya, sholat subuh bisa dilaksanakan sendiri maupun berjamaah dengan orang lain. Tentunya keutamaan menjalankan ibadah sholat secara berjamaah jauh lebih besar jika dibandingkan dengan sholat sendiri.

Terkait dengan niat sholat yang harus diucapkan sebelum sholat, berikut ini adalah beberapa bacaan niat untuk melaksanakan sholat subuh secara lengkap.

Niat Sholat Subuh Sendiri

Niat shalat fardhu subuh seorang diri berbeda dengan niat yang diucapkan jika sholat dilakukan secara berjamaah. Berikut ini adalah bacaan niat yang perlu diketahui:


أُصَلِّى فَرْضَ الصُّبْح رَكَعتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لله تَعَالَى

Ushalli fardhash Shubhi rok’ataini mustaqbilal qiblati adaa-an lillahi ta’aala

Artinya: “Aku niat melakukan sholat fardhu Subuh dua rakaat, sambil menghadap kiblat, saat ini, karena Allah ta’ala.”

Niat Sholat Subuh Berjamaah

Keutamaan melaksanakan ibadah sholat subuh berjamaah sudah tidak perlu dipertanyakan lagi karena memiliki keutamaan yang sangat besar. Salah satunya adalah mendapatkan pahala layaknya mengerjakan sholat semalaman.

Untuk niat sholat berjamaah subuh bisa dibedakan menjadi niat sholat sebagai imam dan niat sholat sebagai makmum seperti berikut ini:

Niat Sholat Subuh Menjadi Imam

Bagi umat muslim yang hendak melaksanakan sholat subuh berjamaah sebagai imam, maka bacaan niat sholatnya adalah seperti berikut:


أُصَلِّى فَرْضَ الصُّبْح رَكَعتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً (مَأْمُوْمًا/إِمَامًا) لله تَعَالَى.

Ushallii fardash-Shubhi rok’ataini mustaqbilal qiblati imaaman lillaahi ta’aalaa

Artinya: “Aku niat melakukan sholat fardhu Subuh dua rakaat, sambil menghadap kiblat, sebagai imam, karena Allah ta’ala.”

Niat Sholat Subuh Sebagai Makmum

Sementara bagi umat muslim yang melaksanakan sholat subuh berjamaah sebagai makmum, maka berikut ini adalah bacaan niatnya:


أُصَلِّى فَرْضَ الصُّبْح رَكَعتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً (مَأْمُوْمًا/إِمَامًا) لله تَعَالَى.

Ushallii fardhash-Shubhi rok’ataini mustaqbilal qiblati makmuuman lillaahi ta’aalaa

Artinya: “Aku niat melakukan sholat fardhu Subuh dua rakaat, sambil menghadap kiblat, sebagai makmum, karena Allah ta’ala.”

Niat Sholat Subuh Qodho

Pada dasarnya seseorang yang bangun kesiangan hingga waktu subuh terlewat maka tetap diwajibkan untuk mengganti sholat subuh tersebut sesegera mungkin. Jika memang orang tersebut tertidur dan tidak terbangun ketika subuh maka ketika bangun harus menggantinya.

Meskipun tidur dan bangun kesiangan sampai tidak bisa melaksanakan sholat subuh tepat waktu tidak berdosa namun tentunya ada banyak kerugian yang didapatkan. Salah satunya tidak mendapatkan berkah subuh yang luar biasa istimewa.

Adapun niat ganti sholat subuh bisa dengan bacaan seperti berikut:

            أصلي فرض الصبح ركعتين مستقبل القبلة قضاء لله تعالى

Ushallii fardhash-Shubhi rak’ataini mustaqbilal qiblati qodho’an lillaahi ta’aalaa

Artinya: “Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Subuh sebanyak dua raka’at dengan menghadap kiblat serta qodho karena Allah Ta’ala.”

Membaca niat sholat subuh merupakan salah satu rukun sholat yang harus dilakukan agar sholat yang dikerjakan sah dan sempurna. Dengan adanya niat yang ikhlas dan semata-mata karena Allah SWT, maka Insya Allah sholat yang dikerjakan akan jauh lebih khusyuk dan hikmat.

Baca Juga: