Cara Cek NISN Siswa Online Kemdikbud dengan NIK 2023

Nomor Induk Siswa Nasional atau NISN merupakan nomor identitas siswa yang berlaku sepanjang masa. Nomor ini diberikan kepada semua peserta didik yang telah sekolah dan memiliki NPSN. Cara cek NISN kini menjadi lebih mudah karena dapat diakses secara online melalui website.

NISN yang diberikan dapat membedakan antara satu pelajar dan pelajar lain yang ada di seluruh Indonesia. Sistem pengelolaan NISN dilakukan secara menyeluruh oleh PDSPK sebagai bagian dari program Dapodik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Hasil pemberian NISN kepada siswa akan ditampilkan secara terbuka melalui situs kemdikbud. Nomor tersebut sangat dibutuhkan dalam proses pendidikan di Indonesia, misalnya mendaftar sekolah, ujian nasional, pemberian Bantuan Operasional Sekolah (BOS), hingga pendaftaran masuk universitas.

Pengertian NISN

Pengertian-NISN

NISN merupakan kode identitas siswa yang bersifat standar, unik, dan berlaku selamanya. Kode ini berbeda-beda setiap siswa yang bersekolah di Indonesia. NISN diterbitkan untuk semua peserta didik yang telah tercatat di Dapodik dan harus dilengkapi NIK sesuai data di Dukcapil Pusat.

Peserta didik akan mendapatkan NISN sejak duduk di taman kanak-kanak (TK) dan akan berlaku sepanjang masa. Format nomor tersebut terdiri dari 10 digit angka yaitu CCCDDDDDDD. CCC merupakan 3 digit terakhir dari tahun lahir peserta didik.

Sementara itu, 7 digit selanjutnya merupakan angka acak yang berbeda. Namun, jika ada peserta didik yang telah memiliki NISN tetapi 3 digit pertamanya tidak sesuai dengan tahun lahir, maka dianggap tetap valid. Angka tersebut nantinya dapat diubah dalam sistem agar bisa seusai kembali.

Cara Cek NISN Online

Cara-Cek-NISN-Online

Nomor induk siswa nasional sangat dibutuhkan selama menempuh pendidikan. Akan tetapi, banyak peserta didik yang tidak mengetahui atau bahkan lupa NISN miliknya. Oleh karena itu, pemerintah melalui Kemendikbud memudahkan pencarian karena mencantumkannya di website resmi.

Cara mengecek NISN dapat dilakukan secara daring menggunakan berbagai perangkat elektronik yang telah terhubung dengan jaringan internet, seperti laptop, tablet, hingga smartphone. Pengecekan ini menggunakan data-data pribadi peserta didik.

Oleh karena itu, pastikan Anda telah menghafal data-data seperti nama lengkap, tempat, tanggal lahir serta nama ibu kandung. Selain itu, jika ingin membantu mengecek milik orang lain, maka minta mereka memberikan data tersebut. Nah, berikut ini terdapat langkah-langkah untuk mencari NISN siswa:

1. Membuka Situs Kemendikbud

Semua data NISN tercatat dan dapat dilihat melalui situs atau website resmi milik Kemendikbud. Jadi, hal pertama yang harus dilakukan adalah membuka situs tersebut di  https://nisn.data.kemdikbud.go.id/ lalu menekan enter agar halaman segera terbuka.

Pastikan jaringan internet yang terhubung ke perangkat elektronik Anda dalam kondisi bagus, sehingga proses transfer data lebih cepat terjadi dan tidak memakan waktu yang lama. Namun, jika sinyal yang ada kurang lancar, maka proses pengambilan datanya juga menjadi lambat.

2. Menulis Nama Lengkap Peserta Didik

Setelah halaman pencarian NISN terbuka, akan terlihat sebuah form yang wajib untuk disi. Di kolom pertama, Anda harus memasukkan nama lengkap sesuai yang tertera di akta kelahiran. Perhatikan huruf demi huruf yang diketik agar tidak ada typo atau kesalahan penulisan.

Selain itu, hindari untuk memasukkan sama panggilan atau nama pendek. Hal ini disebabkan karena database yang ada di Kemendikbud menggunakan nama lengkap peserta didik. Jika tidak menggunakan nama tersebut, maka NISN tidak bisa ditemukan atau tidak valid.

3. Menulis Tempat dan Tanggal Lahir

Selain nama, kekeliruan yang sering terjadi dalam penginputan data adalah tempat dan tanggal lahir. Anda juga harus mengisi kolom ini sesuai dengan data yang ada di akta kelahiran serta kartu keluarga. Perhatikan bahwa kolom tempat dan tanggal lahir dibuat secara terpisah.

Oleh karena itu, masukkan datanya juga dengan terpisah. Tujuan pemasukan tempat tanggal lahir adalah untuk mencari data peserta didik secara valid, karena sering ditemukan kesamaan nama sehingga menyulitkan proses pencarian. Jika Anda keliru, maka ulangi penulisan data tersebut.

4. Menulis Nama Ibu Kandung

Pada kolom selanjutnya, Anda diminta untuk memasukkan nama ibu kandung. Umumnya, setiap pendaftaran resmi akan selalu membutuhkan data orang tua. Jadi, pastikan untuk menulis atau mengetik nama ibu kandung dengan benar sesuai yang tertera di KTP.

Dalam hal ini, form cek NISN hanya menyediakan nama ibu. Artinya, peserta didik tidak perlu memasukkan nama ayah kandung. Selain itu, hindari untuk memasukkan nama panggilan ibu karena sistem tidak akan membaca. Jadi, harus nama lengkap ibu kandung dari peserta didik.

5. Melakukan Verifikasi Diri

Setelah mengisi semua kolom yang ada di form, Anda dapat melakukan verifikasi diri. Tujuannya adalah untuk mengkonfirmasi bahwa yang membuka dan mengisi data di website adalah manusia, bukan robot. Verifikasi ini juga bertujuan untuk menghindari adanya penyalahgunaan data.

Adapun cara untuk melakukan verifikasi tergolong sangat mudah, yakni cukup dengan memiliki kotak yang ada di samping kalimat “I’m Not Robot” atau dalam bahasa Indonesia “Saya Bukan Robot. Tunggu hingga kotak tersebut berisi tanda ceklis atau centang.

6. Mencari Data

Hal terakhir yang harus dilakukan untuk mencari NISN yaitu dengan klik “Cari Data” yang terletak di bagian bawah form. Setelah itu, akan muncul hasil pencarian di halaman layar terkait data peserta didik. Mulai dari NISN, nama lengkap, tempat tanggal lahir, jenis kelamin, dan status aktif.

Status aktif yang dimaksud adalah untuk mengetahui status terkini peserta didik, apakah masih aktif di satuan pendidikan atau tidak. Perlu diketahui bahwa hasil akan ditemukan jika semua data yang dimasukkan sudah lengkap dan benar. Jika tidak, maka hasil pencarian NISN tidak berhasil.

Tujuan Pemberian NISN

Pemerintah memberikan kode untuk setiap peserta didik tentu memiliki tujuan tertentu. Tujuan tersebut tidak terlepas dari kegunaannya di masa depan yang memudahkan pengenalan setiap siswa. Berikut ini terdapat beberapa tujuan pemberian kode unik yang dikenal sebagai NISN, diantaranya:

1. Memudahkan Identifikasi

Jumlah sekolah yang ada di Indonesia yang tergolong cukup banyak berbanding lurus dengan jumlah siswanya. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah alat atau parameter tertentu untuk mengidentifikasi peserta didik. Proses identifikasi tersebut akan dilakukan secara konsisten dan berkesinambungan.

2. Menerapkan Sistem Pengelolaan Online

Tujuan pemberian nomor induk siswa nasional adalah untuk menerapkan sistem pengelolaan data peserta didik secara online dan terpusat. Pengelolaan ini bersifat terpadu dan berbasis teknologi yang dilaksanakan oleh satuan kerja Sekolah, Dinas Pendidikan Daerah, dan Kemendikbud.

3. Mendukung Program-Program Dapodik

Pemberian NISN kepada setiap peserta didik juga mendukung sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang membuat statistik dan perencanaan pendidikan dari tingkat sekolah hingga pusat. Nomor ini akan digunakan saat ujian nasional, Bantuan Operasional Sekolah (BOS), serta PIP.

Setiap peserta didik yang telah memiliki NISN wajib untuk mengetahui bahkan menghafalnya. Hal ini disebabkan karena memiliki banyak fungsi maupun tujuan di bidang pendidikan. Saat ini, cek NISN dapat dilakukan dengan cepat dan mudah dengan mengakses website resmi Kemendikbud.

Baca Juga: